Sering banget akhir akhir ini baca status yg isinya
"Alhamdulillah puasa hari pertama lancar, seneng
banget"
"OTW masjid, mau tarawih"
"Alhamdulillah selesai muroja'ah 1 juz"
"Semoga puasaku lancar sampai beduk maghrib nanti"
"Rasanya tenang banget setelah sujud disepertiga
malam"
"Laporan dulu sama yang sang pemberi hiudp"
Sahabat fillah, simpanlah ibadahmu, jadikan sebagai privasi,
tidak perlu publikasi
Orang lain tidak perlu tau, cukuplah Allah yg tau
Simpanlah dengan rapat ibadahmu, seperti kamu menyimpan rapat
aibmu.
Tidak perlu dipublikasikan, karena itu tidak akan membuatmu
mulia dimata mereka
Mengingatkan itu beda dengan memamerkan
Sia sia saja amalanmu jika akhirnya kau publikasikan
"Jangankan kamu menghilangkan pahala sedekahmu dengan
menyebut nyebutnya dan menyakiti perasaan si penerima, seperti orang yg
menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia, dan dia tidak beriman kepaa
Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yg
diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu
ia bersih (tidak bertanah), mereka tidak menguasai sesuatupun
dari apa yg mereka usahakan" (QS Al-Baqarah : 264)membaca alquran juga
cukuplah menjadi amalan diri sendiri saja jangan membuat diri kita menjadi riya
dan seolah olah ibadah kita ingin dinilai oleh teman kita.hendaklah
memperbanyak amalan tanpa perlu mempublikasikan kepada khalayak ramai
Sayang banget kan hanya karena sebuah status amalan kita jadi
hilang sia sia
Udah cape cape beribadah, tapi ga dapet pahala gara gara riya?

No comments:
Post a Comment